Minggu, 29 Agustus 2010

Embrio Matahari (Bayi Matahari)

Selamat sore teman - temen blogku semuanya. Apa kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu. Amin. Siang hari ini, setelah pulang dari kampus (kog hari minggu ke kampus?), ya itu dikarenakan ada undangan sebuah event dari kampus yang harus dihadiri, mana panas dan puasa lagi, tapi itu bukan alasan untuk tidak menjalankan ibadah ini. *cielah*. Balik lagi ke tulisan, siang hari ini setelah beberapa hari yang lalu gw dapat info dan gw googling di google ramai banget dibicarakan tentang " Bayi Matahari" (kurang lebih seperti itu sebutannya). Yaps, kali ini dipragha mau postingin sedikit tentang si " Embrio Matahari" ini.




Sebuah calon bintang raksasa dengan massa jauh lebih besar dibanding Matahari di tata surya ini sedang tumbuh dalam sebuah gelembung gas. Gambar embrio bintang tersebut terekam oleh teleskop Herschel milik Badan Luar Angkasa Eropa (ESA).



Menurut situs stasiun televisi BBC, 6 Mei 2010, citra gelembung gas yang disebut RCW 120 itu dirilis beberapa hari menjelang peringatan satu tahun peluncuran teleskop Herschel ke orbit. ESA meluncurkan teleskop Herschel pada 14 Mei 2009.

Detektor inframerah milik Herschel mampu melihat materi bersuhu rendah yang bisa melahirkan bintang. Citra seperti RCW 120 akan membantu menjelaskan bagaimana proses sebuah bintang raksasa terbentuk.

Calon bintang raksasa dalam citra teleskop tersebut tampak seperti sebuah gumpalan putih di tepi bawah gelembung. Embrio itu diperkirakan bisa tumbuh menjadi salah satu bintang terbesar dan yang paling cerah di galaksi dalam ratusan ribu tahun mendatang.




Calon bintang raksasa tersebut sudah memiliki massa sekitar delapan hingga sepuluh kali lebih besar dibanding massa Matahari, dan dikelilingi begitu banyak material.

Bila lebih banyak gas dan debu berjatuhan di bintang tersebut, objek itu berpotensi menjadi salah satu objek raksasa dalam Galaksi Bima Sakti, dan akan berpengaruh bagi lingkungan sekitarnya.

"Ini merupakan bintang besar yang mengontrol evolusi kimia dan kedinamisan galaksi," terang ilmuwan Herschel, Dr. Annie Zavagno, dari Laboratoire d'Astrophysique de Marseille.

"Ini merupakan bintang besar yang menciptakan elemen berat seperti besi dan elemen-elemen tersebut akan berada di ruang antar bintang. Dan karena bintang-bintang besar mengakhiri hidup mereka dengan ledakan supernova, mereka juga menyuntikkan energi besar ke galaksi," lanjut Zavagno.

Herschel memiliki kemampuan unik yakni mampu melihat proses fisik yang tidak bisa dilakukan teleskop lain. Teleskop Hubble misalnya, tidak bisa melihat secara detail seperti yang dihasilkan Herschel. (Seperti yang dikutip vivanews.com)

8 komentar:

  1. weeew beneran itu bakalan lahir lg matahari baru ? ato mungkin planet baru ya...fenomena alam memang menakjubkan

    BalasHapus
  2. semoga ada penelitian lebih lanjut tentang efeknya deh.. ngeri kalo ternyata nggak ratusan ribu tahun, tapi beberapa jam saja...

    BalasHapus
  3. Wuiih Kereen Banget Yah. Kekuasan Tuhan Memang Ngga ada bandingnya....

    BalasHapus
  4. Subhanallah :D
    Postingan astro keren,, kuliah astronomi gan?
    Komen2 di postingan blog aku juga ya agn :D

    Http://www.morethangrey.blogspot.com

    BalasHapus
  5. @OeMpaK
    iya kang,
    emang fenomena2 ini di luar akal kita..

    BalasHapus
  6. @Gaphe
    Iya mas,
    semoga para ilmuwan bisa dapet 'info' yg lebih..

    BalasHapus
  7. @DZAKWAN BLOG
    Allah Maha Besar, seru sekalian alam.

    BalasHapus
  8. @M. Teguh G.
    Terimakasih Gan,semoga bermanfaat..
    ..
    Hehe..
    Nggak kuliah di astronomi kog Gan..

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...