• Band dalam Negeri yang Rilis Mini Album Pertengahan Tahun ini ...
  • Go-Green adalah suatu gerakan yang bertujuan melestarikan dan menciptakan suasana lingkungan ...
  • Apa saja sih yang termasuk sumber energi yang ramah lingkungan?
  • Siapa sangka dari seorang fans kini menjadi bagian dari ...
  • Ramai iklan yang mengajak untuk meremukkan botol air mineral kosong. Kenapa sih?
  • Terumbu karang yang memiliki banyak manfaat bagi kita maupun biota yang hidup di sekitarnya kini mulai hancur akibat ulah nakal manusia.
  • Ini dia musisi di balik layar dari Gorillaz

Jumat, 27 September 2013

Kotoran Gajah Disulap Menjadi Kertas

Kotoran gajah yang dimanfaatkan sebagai bahan kertas. Kertas hasil dari olahan limbah gajah ini sering disebut dengan “PooPooPapper”. Bagaimana ceritanya, berikut.

http://www.riaupos.co/
Berdasarkan penelitian tim TSI, kotoran gajah memiliki kandungan serat yang banyak. Serat dalam kotoran gajah lebih besar daripada kotoran sapi, kambing, dan hewan pemakan rumput lainnya. Dari sistem pencernaan gajah ditemukan fakta bahwa 40 persen serat tidak tercerna dan kemudian terbuang menjadi kotoran.

Dari 45 ekor gajah yang terdapat di TSI Cisarua, kotoran yang dihasilkan setiap harinya mencapai 2,5 ton. Namun, setelah diseleksi dan dibersihkan berat untuk bahan kertas yakni 1 kuintal.

Serat tersebut lalu dikeringkan. Setelah itu direbus dan digiling dengan blender raksasa, dijadikan bubur kertas. Untuk mendapatkan hasil yang baik, bahan baku dari limbah kotoran hewan itu mesti dicampur bubur kertas biasa. Dan menurut liputan salah satu media kertas yang digunakan merupakan kertas bekas, nice, memanfaatkan kembali limbah kertas yang ada.
Untuk membuat kertas yang tebal seperti undangan, komposisi serat dari kotoran gajah harus lebih banyak. Sebaliknya, untuk pembuatan kertas yang agak halus, misalnya untuk block note, campuran kertas biasanya agak diperbanyak.

Setelah diolah menjadi bubur, proses berikutnya adalah pencetakan. Sistem pencetakan itu mirip sistem sablon. Yaitu, menggunakan cetakan frame dengan ukuran sesuai kebutuhan.

http://sains.kompas.com/
Dalam simulasi yang dilakukan saat peresmian, 1 kuintal kotoran gajah setelah diproses hingga menjadi bubur kertas bisa menghasilkan 210 lembar kertas berukuran 50 x 50 cm. Lembar-lembar kertas basah itu lalu dikeringkan. Apabila intensitas sinar matahari tinggi maka dalam sehari saja mampu kering (- via jppn.com).


2 komentar:

  1. Wow...
    Amazingggg...

    Bagus sekali inovasinya nih..
    Tapi itu kertasnya dijamin udah gak bau kan yah? hehehe (^^)v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kayaknya sih udah gak bau. Hehe. Kan juga sudah dijemur..

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...